DONGENG ORANGUTAN DI TUNJUNGSEKAR MALANG

Kehidupan harmonis Otan si orangutan, Chocho si tupai, Cobra si ular, Cicit si burung dan anak-anaknya Lolo, Lili, Lulu, dua monyet kembar Momo dan Mimi, Kupi si kupu-kupu, tiba-tiba hilang karena gergaji mesin yang membabat pohon tempat hidup mereka.

“Tanpa hutan, kita adalah gelandangan dan tidak bisa makan karena pohon yang menjadi sumber makanan serta rumah bagi satwa liar telah dibabat habis,” ujar Otan dengan sedih.

Setelah pohon dibabat datanglah pemburu yang menembak Cicit. Anak-anak Cicit yaitu Lolo, Lili dan Lulu tanpa induk tidak bisa makan. Sehingga induk mati secara perlahan, dan anak burung yang di sarang juga akan mati.

Cerita di atas adalah cerita yang diperankan oleh tim Ape Warrior saat kunjungan ke SDN Tunjungsekar 1 Malang, Jawa Timur. Penyampaian menggunakan boneka tangan yang merupakan donasi dari Bev Luv, suporter Centre for Orangutan Protection dari Australia, sangat tepat untuk anak-anak di sekolah dasar. Para volunteer Warrior seperti Angga, Inoy, Semper, Sabeth dan Nita, mempersiapkan visualisasi pendukung untuk boneka-boneka tersebut berupa gergaji mesin, pohon, senapan, yang dibuat dari kertas karton. Ini untuk menambah kesan hidup di cerita ini.

Ape Warrior dari Centre for Orangutan Protection mendapat undangan untuk melakukan edukasi mengenai orangutan dan habitatnya di SDN Tunjungsekar 1, Malang, Jawa Timur. Bermula dari persatuan para orangtua siswa yang menginginkan adanya pendidikan di luar mata pelajaran sekolah saat jeda sebelum penerimaan rapor bagi siswa. SDN Tunjungsekar 1 merupakan sekolah RSBI atau rintisan standar bertaraf internasional. 

Sebelum mendongeng tentang satwa liar, tim Ape Warrior memberikan materi berupa slide foto mengenai bumi, satwa liar, orangutan dan hutan. Pemberian materi kami atur sedemikian rupa agar siswa tidak bosan dan menarik minat mereka karena selama ini edukasi yang dilakukan oleh team Ape Warrior masih terbatas untuk pelajar SMU/ SMK dan Mahasiswa. Sehingga berhadapan dengan anak SD harus memilki kemampuan yang lebih jitu agar materi yang disampaikan bisa menarik. 

Masing-masing kru Ape Warrior mendapat peran tokoh untuk mendongeng. Cerita boneka tangan menjadi penyampai pesan mengenai kehidupan alam liar secara sederhana kepada para siswa SD yang masih berumur antara 6-12 Tahun. Menggambar juga menjadi agenda selanjutnya yang ditunggu siswa. Tangan lincah Angga membimbing siswa menggambar dengan pola lingkaran sederhana yang dirangkai menjadi wajah orangutan. Pemutaran film Face in the Forest produksi COP juga diputar di akhir acara yang diselingi kuis tentang orangutan.

Menariknya acara membuat pihak sekolah memperpanjang waktu edukasi. Seharusnya Ape Warrior memberikan edukasi hanya 1 hari untuk kelas 1, 2 dan 3, namun pihak sekolah menambahnya 1 hari lagi untuk kelas 4, 5 dan 6. Ini merupakan antusiasme yang luar biasa! 

Perjalanan lelah selama 8 jam dalam mobil APE Warrior dari Yogyakarta ke Malang, hilang seketika dan berubah menjadi semangat ketika melihat wajah siswa yang masih kecil dan polos penuh semangat menyimak materi demi materi yang disampaikan. Generasi ini memiliki tanggung jawab besar akan nasib kekayaan alam Indonesia termasuk kelestarian orangutan di alam. 

Materi yang diberikan sangat sederhana namun dari hal yang sederhana itu ada harapan besar di masa mendatang akan perubahan persepsi menjadikan mereka lebih peduli akan  nasib orangutan dan alam Indonesia. Semua tanggung jawab kelak ada pada pundak mereka sebagai generasi penerus bangsa. Jika kita memberikan pemahaman dan menanamkan kepedulian serta memupuk kebiasaan baik itu, kita yakin pergerakan besar perlindungan orangutan dan habitatnya akan bergerak semakin besar dan menimbulkan efek yang positif untuk kehidupan kita. Alam kita dan masa depan bumi kita yang lebih baik.

http://www.orangutanprotection.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s